Butuh Intelektualisasi Humor

Kamis, 05 Januari 2012



Humor memang sangat dibutuhkan dalam rangka membangkitkan gairah hidup. Itulah sebabnya sekarang artis-artis lawak sedang marak-maraknya di Indonesia. Lebih dari itu humor memang sarana paling universal dalam menghibur masyarakat.

Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, dari orang kaya sampai orang miskin, semua suka humor. Berbeda dengan musik yang keampuhannya bergantung pada genre-genre tertentu. Misal, para penikmat musik genre Melayu belum tentu bisa menikmati musik bergenre Rock, begitupun sebaliknya.

Namun, tentu saja humor itu ada yang membangun, ada juga yang menyesatkan, bahkan merugikan pihak lain maupun diri sendiri. Oleh karena itu, butuh adanya intelektualisasi dalam humor. Humor yang baik sejatinya mengandung unsur edukasi, minimal mempunyai pesan moral, walau cuma sedikit.

Hal tersebut diatas tentu saja lebih baik ketimbang humor yang sekedar hura-hura dan membuat kejahilan yang mungkin membuat orang lain sakit hati. Kesimpulannya, humor yang baik itu seharusnya renyah ketika dikunyah, halus ketika dicerna dan bergizi tinggi tentunya.

Nama : GUMILAR PRASTIO
MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INGGRIS, FAKULTAS ILMU BUDAYA, UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
Alamat : Jl. MT. Haryono gg 1, no.13 Dinoyo Malang
FB : Gumilar Prastio
Tlp. 08997249691

My Lovely Hamster

Ingin lihat binatang peliharaanku yang lain ?

Klik :


And tell your friends :D